Tertawa, Yuk Mari !
PENELITI sudah membuktikan bahwa tertawa
bagus untuk kesehatan. Tertawa bisa menghilangkan stres dan mencegah hampir 70
jenis penyakit. Selain itu, tertawa juga dapat menurunkan kadar C-reactive protein. Ini adalah jenis
protein yang menjadi salah satu tolok ukur risiko diabetes dan gangguan jantung
seseorang. Semakin tinggi level C-reactive protein, semakin tinggi risiko
jantung dan diabetes.
Lee Berk, seorang ilmuwan
dari Loma Linda University, setelah melakukan
penelitiannya menyimpulkan bahwa tertawa yang tidak lepas atau yang
sudah diantisipasi sebelumnya tetap memiliki manfaat sehat, yaitu menurunkan
kadar kolesterol jahat sebesar 26 %.
Tetapi jauh lebih baik tertawa lepas dari pada menahan tawa. Dikarenakan tertawa lepas adalah salah satu cara
terbaik dan termudah untuk mengusir stres sehari-hari yang kerap mengganggu
kesehatan kita. Artinya, semakin banyak kita tertawa, semakin sehatlah tubuh dan
pikiran kita. Selain bisa menghilangkan stress, ternyata tertawa juga bisa
menguatkan sistem kekebalan tubuh, lho. Dan, menurut penelitian (lagi),
anak-anak tertawa sekitar 300 kali setiap harinya, sementara (faktanya) orang dewasa
cuma 15-100 kali saja tertawa. Ckckck, apa hidup mereka sedemikian beratnya,
ya? Dan, ga heran juga kalau orang dewasa itu jadi cepat terlihat tua. Soalnya,
setiap 2000 kali wajah kita berkerut (misalnya karena kesal atau cemberut),
maka muncullah segaris keriput (katanya sih). Makanya, jangan malas tertawa!
(hahaha *ketawa sendiri).
Pemikiran lama menyebutkan kita tertawa hanya jika ada hal yang
lucu. Plus, tidak semua orang terlahir humoris. Humoris atau tidak, itu
ditentukan oleh gen (tapi bisa juga karna bakat melawak). Padahal, faktanya tidak
demikian. Karena itu, rajinlah tertawa meski tidak ada hal yang benar-benar
lucu yang bisa menyebabkan kita terbahak-bahak. Tertawalah untuk hal-hal kecil
atau untuk lelucon yang sudah pernah kita dengar sebelumnya. Oke, selamat
tertawa. Hahhaha. Wkwk. :D
0 komentar:
Poskan Komentar