I made this widget at MyFlashFetish.com.

Sabtu, 08 Oktober 2011

 Sejarah Postfix

Postfix berasal dari IBM secure mailer yang dirilis sekitar tahun 1998, yang kemudian diberi nama Vmailer. Tapi karena alasan kemiripan dengan merek dagang yang telah ada, pemakaian nama ini tidak dilanjutkan dan diganti dengan postfix.

Proyek postfix dimulai oleh Wietse Vinema pakar keamanan komputer dan periset di IBM penyandang gelar Ph.D. dalam bidang fisika inti ini juga membuat program dan tools-tools yang diantaranya pasti pernah anda dengar misalnya SATAN dan TCP Wrapper.

Dalam  sisi  keamanan dan  modularitas  postfix benar-benar memposisikan diri sebagai rival mail server buatan D. J. Bernstein keduanya sangat mengutamakan  keamanan  dan  modularitas  meskipun  dari  berbagai benchmark  banyak berpendapat postfix lebih cepat.

Misi yang diletakan pada pembuatan mail server postfix oleh pembuatnya adalah :
            
  • Penyebaran yang luas, agar postfix mempunyai keamanan dan unjuk kerja  yang semakin membaik maka harus disebarkan dan harus dicoba oleh banyak  orang. Ini berbeda dengan kebijakan yang diambil oleh D. J. Bernstein untuk qmail. Akibatnya semakin banyak fitur baru yang ditambahkan oleh para pengguna sesuai dengan kebutuhan mereka. Dan tambahan-tambahan ini sebagian dimasukan ke distribusi resmi.
  • Performance, postfix yang dijalankan pada sebuah komputer desktop mampu  mengirimkan dan menerima sejuta email per hari. Diklaim kecepatan postfix  adalah tiga kali dibandingkan saingan terdekatnya, jika dianggap saingan terdekat postfix adalah qmail, maka hasil benchmark yang dilakukan oleh Matthias Andree  boleh dikatakan membenarkan klaim ini. Lihat hasil benchmark tersebut di URL
  • Kompatibilitas, postfix didesain dengan memperhatikan kompatibilitas  terhadap sendmail. Ia mendukung konfigurasi dengan NIS, file .forward, file /etc/aliases, dan mailbox di /var/spool/mail. meskipun postfix mendukung mailbox di direktori maildir seperti qmail.
  • Safety dan kekuatan, desain postfix dibuat agar bisa menditeksi adanya beban yang berat.
  • Fleksibilitas. Setiap tugas dilakukan oleh program-program kecil. Karena desain yang modular ini menyebabkan postfix bisa disesuikan dengan kebutuhan.
  • Security, setiap program dalam postfix bisa dijalankan memakai sistem  chroot-jail. Jadi  untuk menembus sistem para cracker harus melewati  beberapa pagar terlebih dahulu. Postfix tidak menggunakan program  yang  mempunyai atribut set-uid.

Dengan misi seperti itu tidak heran jika hampir semua distro besar linux dan *bsd  menyertakan postfix sebagai  paket standarnya, termasuk didalamnya mac os x, solaris, dan HP-ux.

Kemampuan postfix menangani virtual domain memakai  table  translasi  adalah  salah satu kemampuan lebihnya. Postfix belum mengimplementasikan  bahasa  untuk melakukan  proses  translasi  alamat  email.  Jadi,  satu-satunya  cara  untuk memetakan  alamat  email  adalah  dengan  table  translasi  tadi.  Beberapa  cara  untuk melakukan translasi alamat email bisa dilihat dari http://www.postfix.org/rewrite.htmlyang  jelas  postfix  bisa  menggunakan  database  hash,  bdb,  atau  nis  untuk  tablel  translasi  ini.  Menurut  penjelasan  dari situs  resmi  postfix  dalam  menangani  spam,  postfix  mengikuti  fitur-fitur  standar yang  ada  di mail  server  lain,  misalnya  blacklists,  rbl lookups, helo/sender DNS lookups.  Fitur yang  belum  diimplementasikan  dan  berhubungan dengan  spam  ini adalah kemampuan menyaring isi email.

0 komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer